MENGARANG
Selamat malam.
Saya melakukan PR dan mau batuan anda.
Tolong mengoreksi karangan saya. Terima kasih.
1.Dia berjalan ke jambatan itu dengan pelan-pelan.
(He walks to the bridge slowly.)
2.Saya menjawab bengan jelas pertanyaan guru saya.
(I answered my teacher's question clearly.)
3.Kita tidak bisa berbelanja tanpa uang.
(We can't buy things without money.)
4.Saya sudah pernah makan pepaya, tetapi belum pernah makan duren.
(I've eaten papaya, but haven't eaten durian.)
5.Dewasa dulu saya sering mengunjungi rumah dia, tetapi saat ini saya hamir tidak.
(In the past, I often visit her house, but now I hardly do.)
6.Dia belajar dengan rajin benar. Besok ada ujian.
(She studies really hard. Tomorrow she has an exam.)
7.Mungkin dia tidak akan datang. Dia kiranya sibuk.
(Maybe he won't come. He seems to be busy.)
8.Buah ini sangat enak. Makanlah sebanyak mungkin.
(This fruit is really good taste. Eat this as much as possible.)
9.Coba mendorong sekeras mungkin. Pintu itu akan dibuka.
(Try to push it as hard as you can. The door will be open.)
10.Biasanya saya bangun jam 6 pagi, dan pergi ke sekolah.
(Usually I get up at 6 in the morning, and go to school.)
Saya mau bertanya anda:
What is the difference between "ketika", "saat" and "waktu"?
I think they have same meaning.
If possible, give me some example sentences please.
Thank you.
Saya melakukan PR dan mau batuan anda.
Tolong mengoreksi karangan saya. Terima kasih.
1.Dia berjalan ke jambatan itu dengan pelan-pelan.
(He walks to the bridge slowly.)
2.Saya menjawab bengan jelas pertanyaan guru saya.
(I answered my teacher's question clearly.)
3.Kita tidak bisa berbelanja tanpa uang.
(We can't buy things without money.)
4.Saya sudah pernah makan pepaya, tetapi belum pernah makan duren.
(I've eaten papaya, but haven't eaten durian.)
5.Dewasa dulu saya sering mengunjungi rumah dia, tetapi saat ini saya hamir tidak.
(In the past, I often visit her house, but now I hardly do.)
6.Dia belajar dengan rajin benar. Besok ada ujian.
(She studies really hard. Tomorrow she has an exam.)
7.Mungkin dia tidak akan datang. Dia kiranya sibuk.
(Maybe he won't come. He seems to be busy.)
8.Buah ini sangat enak. Makanlah sebanyak mungkin.
(This fruit is really good taste. Eat this as much as possible.)
9.Coba mendorong sekeras mungkin. Pintu itu akan dibuka.
(Try to push it as hard as you can. The door will be open.)
10.Biasanya saya bangun jam 6 pagi, dan pergi ke sekolah.
(Usually I get up at 6 in the morning, and go to school.)
Saya mau bertanya anda:
What is the difference between "ketika", "saat" and "waktu"?
I think they have same meaning.
If possible, give me some example sentences please.
Thank you.
- 33
- 2
- 3
Journals Statistics
| Total | 11 entries |
|---|---|
| This Month | 0 entries |
| This week | 0 enrties |
Latest entry
| Orkes Barisan (5) |
| Keputusan! (11) |
| MENGARANG #2 (4) |
| MENGARANG (5) |
| Surat resmi (6) |
Latest comments
| Nov 14th agi |
| Nov 14th zora |
| Nov 14th no1knowsMe |
| Nov 14th nofa |
| Jul 05th no1knowsMe |
Entries by Month
| 2011 |
|---|
| - November (2) |
| - July (1) |
| - June (3) |
| - April (1) |
| 2010 |
| - June (1) |
| - May (2) |
| - March (1) |

Saya melakukan mengerjakan PR dan mau perlu batuan Anda.
Tolong mengkoreksi karangan saya.
Dia berjalan ke di atas jembatan itu dengan pelan-pelan.
Saya menjawab dengan jelas pertanyaan guru saya.
Kita tidak bisa berbelanja tanpa uang. good ^^
Saya sudah pernah makan pepaya, tetapi belum pernah makan duren. okay
Dewasa Dulu, saya sering mengunjungi rumahnya, tetapi saat ini saya hampir tidak pernah.
Dia benar-benar belajar dengan keras. rajin benar.
Besok ada ujian. colloquially okay, but if you want to express it formally, it becomes "Besok dia menjalani ujian"
Sepertinya dia kiranya sibuk. (seem to be = sepertinya)
Makanlah sebanyak mungkin. hahaha... don't be greedy! (just kidding)
Coba mendorong sekeras mungkin.
Pintu itu akan terbuka. (somehow, for the door, Indonesians say 'terbuka' instead of 'dibuka' in such a context)
Saya mau bertanya kepada Anda:
However, in some cases, the words 'ketika', 'saat', and 'waktu' have the same meaning.
For example:
☆Saya mulai belajar bahasa Jepang saat/ketika/waktu saya masih kuliah di universitas.
☆Saat/Ketika/Waktu pergi Bali, saya bertemu banyak teman.
But, the word 'waktu' in this case is informal.
Saya melakukan mengerjakan PR dan mau memohon/ meminta/ membutuhkan batuan anda.
Dia berjalan ke di atas jembatan itu dengan perlahan
or you can make like this one, Saya menjawab pertanyaan guru saya dengan jelas
Saya sudah pernah makan pepaya, tetapi belum pernah makan duren durian ( some people say "duren" but I remembered, my teacher said it is wrong)
Dewasa Dahulu saya sering mengunjungi rumahnya dia, tetapi saat ini saya hampir tidak pernah ke sana.
What is the difference between "ketika", "saat" and "waktu"?For them, the meaning is similar. But for "waktu" little bit unformal for writing. you must change into "sewaktu" for example " Ketika/ Saat/ Sewaktu saya bermain bola di taman..."
Saya melakukan mengerjakan PR dan mau perlu bantuan anda.
Terimakasih.
Dia berjalan ke jaembatan itu dengan pelan-pelan. Based on your word "to the" == "ke"
Saya menjawab bdengan jelas pertanyaan guru saya.
Dewasa dulu saya sering mengunjungi rumah dia, tetapi saat ini saya hamir tidak tidak pernah lagi.
Dia belajar dengan rajin benar.
Dia kiranya Sepertinya dia sibuk.
Coba mendorong sekeras mungkin.
Pintu itu akan diterbuka.
Saya mau bertanya kepada anda: