MENGARANG

PUBLIC_FLAG_#{@journal.pf_int} RSS feed of Chaki--Rini--'s latest journal entries Jun 26th 2011 21:20
Selamat malam.
Saya melakukan PR dan mau batuan anda.
Tolong mengoreksi karangan saya. Terima kasih.

1.Dia berjalan ke jambatan itu dengan pelan-pelan.
(He walks to the bridge slowly.)

2.Saya menjawab bengan jelas pertanyaan guru saya.
(I answered my teacher's question clearly.)

3.Kita tidak bisa berbelanja tanpa uang.
(We can't buy things without money.)

4.Saya sudah pernah makan pepaya, tetapi belum pernah makan duren.
(I've eaten papaya, but haven't eaten durian.)

5.Dewasa dulu saya sering mengunjungi rumah dia, tetapi saat ini saya hamir tidak.
(In the past, I often visit her house, but now I hardly do.)

6.Dia belajar dengan rajin benar. Besok ada ujian.
(She studies really hard. Tomorrow she has an exam.)

7.Mungkin dia tidak akan datang. Dia kiranya sibuk.
(Maybe he won't come. He seems to be busy.)

8.Buah ini sangat enak. Makanlah sebanyak mungkin.
(This fruit is really good taste. Eat this as much as possible.)

9.Coba mendorong sekeras mungkin. Pintu itu akan dibuka.
(Try to push it as hard as you can. The door will be open.)

10.Biasanya saya bangun jam 6 pagi, dan pergi ke sekolah.
(Usually I get up at 6 in the morning, and go to school.)


Saya mau bertanya anda:
What is the difference between "ketika", "saat" and "waktu"?
I think they have same meaning.
If possible, give me some example sentences please.

Thank you.
Jun 26th 2011 23:44 no1knowsMe

  • Saya melakukan PR dan mau batuan anda.
  • Saya melakukan mengerjakan PR dan mau perlu batuan Anda.

 

  • Tolong mengoreksi karangan saya.
  • Tolong mengkoreksi karangan saya.

 

  • Dia berjalan ke jambatan itu dengan pelan-pelan.
  • Dia berjalan ke di atas jembatan itu dengan pelan-pelan.

 

  • Saya menjawab bengan jelas pertanyaan guru saya.
  • Saya menjawab dengan jelas pertanyaan guru saya.

 

  • Kita tidak bisa berbelanja tanpa uang.
  • Kita tidak bisa berbelanja tanpa uang. good ^^

 

  • Saya sudah pernah makan pepaya, tetapi belum pernah makan duren.
  • Saya sudah pernah makan pepaya, tetapi belum pernah makan duren. okay

 

  • Dewasa dulu saya sering mengunjungi rumah dia, tetapi saat ini saya hamir tidak.
  • Dewasa Dulu, saya sering mengunjungi rumahnya, tetapi saat ini saya hampir tidak pernah.

 

  • Dia belajar dengan rajin benar.
  • Dia benar-benar belajar dengan keras. rajin benar.

 

  • Besok ada ujian.
  • Besok ada ujian. colloquially okay, but if you want to express it formally, it becomes "Besok dia menjalani ujian"

 

  • Dia kiranya sibuk.
  • Sepertinya dia kiranya sibuk. (seem to be = sepertinya)

 

  • Makanlah sebanyak mungkin.
  • Makanlah sebanyak mungkin. hahaha... don't be greedy! (just kidding)

 

  • Coba mendorong sekeras mungkin.
  • Coba mendorong sekeras mungkin.

 

  • Pintu itu akan dibuka.
  • Pintu itu akan terbuka. (somehow, for the door, Indonesians say 'terbuka' instead of 'dibuka' in such a context)

 

  • Saya mau bertanya anda:
  • Saya mau bertanya kepada Anda:

 
'ketika' and 'saat' prominently have the same meaning, while 'waktu' literally means 'time'.
However, in some cases, the words 'ketika', 'saat', and 'waktu' have the same meaning.

For example:
☆Saya mulai belajar bahasa Jepang saat/ketika/waktu saya masih kuliah di universitas.
☆Saat/Ketika/Waktu pergi Bali, saya bertemu banyak teman.

But, the word 'waktu' in this case is informal.
Jun 27th 2011 23:57 agi
よく勉強しますね。。。頑張ってね^^。。インドネシア語は実に簡単ですよ^^心配しないでください^^
Jun 27th 2011 01:43 niaw

  • Saya melakukan PR dan mau batuan anda.
  • Saya melakukan mengerjakan PR dan mau memohon/ meminta/ membutuhkan batuan anda.

 

  • Dia berjalan ke jambatan itu dengan pelan-pelan.
  • Dia berjalan ke di atas jembatan itu dengan perlahan

 

  • Saya menjawab bengan jelas pertanyaan guru saya.
  • or you can make like this one, Saya menjawab pertanyaan guru saya dengan jelas

 

  • Saya sudah pernah makan pepaya, tetapi belum pernah makan duren.
  • Saya sudah pernah makan pepaya, tetapi belum pernah makan duren durian ( some people say "duren" but I remembered, my teacher said it is wrong)

 

  • Dewasa dulu saya sering mengunjungi rumah dia, tetapi saat ini saya hamir tidak.
  • Dewasa Dahulu saya sering mengunjungi rumahnya dia, tetapi saat ini saya hampir tidak pernah ke sana.

 

  • What is the difference between "ketika", "saat" and "waktu"?
  • What is the difference between "ketika", "saat" and "waktu"?For them, the meaning is similar. But for "waktu" little bit unformal for writing. you must change into "sewaktu" for example " Ketika/ Saat/ Sewaktu saya bermain bola di taman..."

 
Cheer up
Jul 02nd 2011 23:18 yuu

DURIAN ITU ENAK...(’-’*) フフ
Jul 03rd 2011 15:28 AR1N

  • Saya melakukan PR dan mau batuan anda.
  • Saya melakukan mengerjakan PR dan mau perlu bantuan anda.

 

  • Terima kasih.
  • Terimakasih.

 

  • Dia berjalan ke jambatan itu dengan pelan-pelan.
  • Dia berjalan ke jaembatan itu dengan pelan-pelan. Based on your word "to the" == "ke"

 

  • Saya menjawab bengan jelas pertanyaan guru saya.
  • Saya menjawab bdengan jelas pertanyaan guru saya.

 

  • Dewasa dulu saya sering mengunjungi rumah dia, tetapi saat ini saya hamir tidak.
  • Dewasa dulu saya sering mengunjungi rumah dia, tetapi saat ini saya hamir tidak tidak pernah lagi.

 

  • Dia belajar dengan rajin benar.
  • Dia belajar dengan rajin benar.

 

  • Dia kiranya sibuk.
  • Dia kiranya Sepertinya dia sibuk.

 

  • Coba mendorong sekeras mungkin.
  • Coba mendorong sekeras mungkin.

 

  • Pintu itu akan dibuka.
  • Pintu itu akan diterbuka.

 

  • Saya mau bertanya anda:
  • Saya mau bertanya kepada anda:

 

Journals Statistics

Latest entry

See more >>

Latest comments

See more >>

Entries by Month