Anak setan

PUBLIC_FLAG_#{@journal.pf_int} RSS feed of Jorginho's latest journal entries May 29th 2011 22:22
Perhatian: tulisan ini tentang film “anak setan”. Kalau belum nonton filmnya, munkin anda tidak mau berlanjut membaca tulisan ini.

Kemarin saya nonton film “anak setan”. Ceritanya begini: Di awal ceritanya satu perempuan yang bernama Gabriel masuk rumah sakit jiwa untuk jadi pemimpin baru di rumah sakitnya. Pemimpin yang lalu bunuh dirinya dan Gabriel jadi penggantinya. Di rumah sakitnya ada beberapa gelap dan Gabriel harus cari nyataan karena orang lain tidak mau menggatakan pada dia. Gabriel dan satu teman kerja sama untuk mengatahui apa yang terjadi di tempatnya. Salah satu orangnya yang tinggal di lembaganya menarik Gabriel. Dia terpaksa tinggal dalam tutupan dan Gabriel lepaskan dia dan coba membantu. Dia tidak punya nama, tidak ada identifikasi, tidak ada apa saja. Kemudian dia memilih satu nama untuk dirinya, yaitu Stella. Stella terus mulai bersekolah sama mahasiswa lain setalah teman Gabriel (lupa namanya) mengurus dengan sekolahnya. (ingatlah tidak ada nama, ID). Stella berhasil di sekolah karena dia sangat pandai, tapi nanti akan ada beberapa masalah di sekolahnya. Stella tidak bisa bergaul sama mahasiswi lain, bahkan mereka bikin kesulitan pada Stella. Stella terus mengetahui bahwa salah satu mahasiswi ada hubungan dengan gurunya. Walaupun ada beberapa masalah, Stella bertemu satu laki-laki (Lano) yang ingin tahu Stella. Lano mengajak Stella ke prom, dan malam prom setan terungkap.

Pada akhirnya film sangat buruk bagi saya. Yang lain seperti biasa. Sebabnya buruk itulah karena Stella gila luar biasa di akhirnya dan membunuh beberapa orang. Dia marah karena Gabriel dan teman ada penggunguran lalu, dan Stella kira Gabriel dan teman adalah seorang pembunuh. Moral filmnya jangan ada penggunguran karena satu anak setan akan datang dan bikin masalah buat anda ;)

What do you call a patient in Indonesian? Someone who is in a mental hospital or any other kind of hospital.
May 30th 2011 00:59 Manik

  • Kalau belum nonton filmnya, munkin anda tidak mau berlanjut membaca tulisan ini.
  • Kalau belum nonton filmnya, mungkin anda tidak mau melanjutkan membaca tulisan ini.

 

  • Ceritanya begini: Di awal ceritanya satu perempuan yang bernama Gabriel masuk rumah sakit jiwa untuk jadi pemimpin baru di rumah sakitnya.
  • Ceritanya begini: Di awal ceritanya satu perempuan yang bernama Gabriel masuk rumah sakit jiwa untuk jadi pemimpin baru di rumah sakit itu.

 

  • Pemimpin yang lalu bunuh dirinya dan Gabriel jadi penggantinya.
  • Pemimpin yang sebelumnya bunuh diri dan Gabriel jadi penggantinya.

 

  • Di rumah sakitnya ada beberapa gelap dan Gabriel harus cari nyataan karena orang lain tidak mau menggatakan pada dia.
  • Di rumah sakitnya ada beberapa misteri (what do you mean by gelap?) dan Gabriel harus mencari faktanya (what do you mean by nyataan?) karena orang lain tidak mau memberitahunya (I guess that sounds better, but yours is actually correct).

 

  • Gabriel dan satu teman kerja sama untuk mengatahui apa yang terjadi di tempatnya.
  • Gabriel dan salah satu temannya bekerja sama untuk mengetahui apa yang terjadi (I guess they already know tempatnya, so no need to explain, I think).

 

  • Salah satu orangnya yang tinggal di lembaganya menarik Gabriel.
  • Salah satu orangnya yang tinggal di lembaganya menarik perhatian Gabriel.

 

  • Dia terpaksa tinggal dalam tutupan dan Gabriel lepaskan dia dan coba membantu.
  • Dia terpaksa tinggal dalam tutupan (penjara? kerangkeng?) dan lalu Gabriel lepaskan dia dan coba membantunya.

 

  • Dia tidak punya nama, tidak ada identifikasi, tidak ada apa saja.
  • Dia tidak punya nama, tidak ada punya identifikasi (identitas?), tidak ada apa saja pun.

 

  • Stella terus mulai bersekolah sama mahasiswa lain setalah teman Gabriel (lupa namanya) mengurus dengan sekolahnya.
  • Stella terus mulai bersekolah sama mahasiswa lain setelah teman Gabriel (lupa namanya) mengurusi keperluan untuk sekolahnya.

 

  • Stella berhasil di sekolah karena dia sangat pandai, tapi nanti akan ada beberapa masalah di sekolahnya.
  • Stella berhasil di sekolah karena dia sangat pandai, tapi nanti akan setelah itu ada beberapa masalah di sekolahnya.

 

  • Stella tidak bisa bergaul sama mahasiswi lain, bahkan mereka bikin kesulitan pada Stella.
  • Stella tidak bisa bergaul sama dengan mahasiswi (I prefer to use mahasiswa since if it includes male students too) lain, bahkan mereka bikin kesulitan pada Stella.

 

  • Stella terus mengetahui bahwa salah satu mahasiswi ada hubungan dengan gurunya.
  • Stella terus/lalu mengetahui bahwa salah satu mahasiswi ada memiliki hubungan dengan gurunya.

 

  • Walaupun ada beberapa masalah, Stella bertemu satu laki-laki (Lano) yang ingin tahu Stella.
  • Walaupun ada beberapa masalah, Stella bertemu satu seorang laki-laki (Lano) yang ingin tahu tentang Stella.

 

  • Lano mengajak Stella ke prom, dan malam prom setan terungkap.
  • Lano mengajak Stella ke prom, dan pada malam prom setan terungkap.

 

  • Pada akhirnya film sangat buruk bagi saya.
  • Bagi saya Pada akhirnya dari film ini sangat buruk bagi saya.

 

  • Sebabnya buruk itulah karena Stella gila luar biasa di akhirnya dan membunuh beberapa orang.
  • Sebabnya buruk itulah karena Stella gila luar biasa di akhirnya dan membunuh beberapa orang. (because you had already written karena, you don't have to write sebabnya, I think)

 

  • Dia marah karena Gabriel dan teman ada penggunguran lalu, dan Stella kira Gabriel dan teman adalah seorang pembunuh.
  • Dia marah karena Gabriel dan teman ada penggunguran lalu (I don't know what does it mean), dan Stella kira Gabriel dan temannya adalah seorang pembunuh (Gabriel and friend are two people, aren't they?).

 

  • Moral filmnya jangan ada penggunguran karena satu anak setan akan datang dan bikin masalah buat anda ;)
  • Moral filmnya jangan ada penggunguran (do you mean abortion? you can easily say it aborsi) karena satu anak setan akan datang dan bikin masalah buat anda ;)

 

  • What do you call a patient in Indonesian?
  • What do you call a patient in Indonesian? (It is 'pasien' in Indonesia)

 
Good writing!
May 30th 2011 02:52 Jorginho
gelappan - I meant the place had many secrets, maybe its the wrong word. With nyataan I meant she was searching for the truth.
The room was, as Ratih knew, ruang isolasi, which is probably the correct word. My dictionary suggested tutupan, but it might be incorrect.
If aborsi is the prefered word I'll try to remember that. Thanks alot for the correction!
May 30th 2011 16:18 Manik
gelappan, sure I have never heard about that word. About the place had many secrets, I could only come up with "misteri" as the same meaning as "mystery", is that the same with what you want to say?

if you mean tutupan is isolated room, then I agree with Ratih's "ruang isolasi" :)

Actually "penggunguran" is like a typo, the correct one is "pengguguran". Pengguguran comes from "gugur" (base word/kata dasar). "Gugur" can be used for leaf, flower, hero, fetus etc. The word pengguguran if used alone will sound strange because it doesn't specify what is the object. If you mean abortion you can say aborsi or pengguguran kandungan as Ratih said.
May 30th 2011 16:23 Manik
And about "nyataan", if you mean "truth", it's supposed to be "kebenaran". Since you refered as "the truth", I think it's better to use "kebenarannya" with the suffix "-nya" to emphasize which "truth" Gabriel want to discover and make it sounds more natural.
May 30th 2011 01:44 Ratih

  • Kalau belum nonton filmnya, munkin anda tidak mau berlanjut membaca tulisan ini.
  • Kalau belum menonton filmnya, mungkin sebaiknya Anda tidak mau melanjutkan membaca tulisan ini.

 

  • Kemarin saya nonton film “anak setan”.
  • Kemarin saya menonton film yang berjudul “Anak Setan”.

 

  • Ceritanya begini: Di awal ceritanya satu perempuan yang bernama Gabriel masuk rumah sakit jiwa untuk jadi pemimpin baru di rumah sakitnya.
  • Cerita bermula saat seorang perempuan yang bernama Gabriel masuk rumah sakit jiwa untuk menjadi pemimpin baru di sebuah rumah sakit jiwa.

 

  • Pemimpin yang lalu bunuh dirinya dan Gabriel jadi penggantinya.
  • Pemimpin yang sebelumnya bunuh diri dan Gabriel menjadi penggantinya.

 

  • Di rumah sakitnya ada beberapa gelap dan Gabriel harus cari nyataan karena orang lain tidak mau menggatakan pada dia.
  • Rumah sakit tersebut menyimpan misteri dan Gabriel harus mengumpulkan fakta-fakta terkait karena orang lain tidak mau memberitahu padanya tentang apa yang sebenarnya terjadi.

 

  • Gabriel dan satu teman kerja sama untuk mengatahui apa yang terjadi di tempatnya.
  • Gabriel dan salah seorang temannya, bekerja sama untuk mengungkap misteri tersebut.

 

  • Salah satu orangnya yang tinggal di lembaganya menarik Gabriel.
  • Seseorang yang dirawat di rumah sakit itu menarik perhatian Gabriel.

 

  • Dia terpaksa tinggal dalam tutupan dan Gabriel lepaskan dia dan coba membantu.
  • Orang itu terpaksa tinggal dalam ruang isolasi (?) dan Gabriel memcoba untuk membantu dan melepaskan dia.

1 people think this correction is good.  

  • Dia tidak punya nama, tidak ada identifikasi, tidak ada apa saja.
  • Dia tidak punya nama/tidak bernama, tidak punya kartu identitas, tidak mempunyai apapun.

 

  • Stella terus mulai bersekolah sama mahasiswa lain setalah teman Gabriel (lupa namanya) mengurus dengan sekolahnya.
  • Kemudian Stella mulai kuliah kembali bersama mahasiswa lainnya setelah teman Gabriel (lupa namanya) mengurus keperluan kuliahnya. --> Mahasiswa ber"kuliah", bukan ber"sekolah". Sekolah itu istilah untuk murid SD-SMA :)

 

  • (ingatlah tidak ada nama, ID).
  • (ingatlah bahwa Stella tidak punya ID).

 

  • Stella berhasil di sekolah karena dia sangat pandai, tapi nanti akan ada beberapa masalah di sekolahnya.
  • Stella berhasil di kampus karena dia sangat pandai, tapi nanti akan ada beberapa masalah di kampusnya. --> Mahasiswa berkuliah di tempat yang disebut "Kampus" :)

 

  • Stella tidak bisa bergaul sama mahasiswi lain, bahkan mereka bikin kesulitan pada Stella.
  • Stella tidak bisa bergaul dengan mahasiswa lain, bahkan mereka menyulitkan hidup Stella.

 

  • Stella terus mengetahui bahwa salah satu mahasiswi ada hubungan dengan gurunya.
  • Stella mengetahui bahwa salah satu mahasiswi memiliki hubungan terlarang dengan gurunya.

 

  • Walaupun ada beberapa masalah, Stella bertemu satu laki-laki (Lano) yang ingin tahu Stella.
  • Walaupun ada beberapa masalah, Stella bertemu seorang laki-laki bernama Lano yang ingin lebih dekat dengan Stella.

 

  • Lano mengajak Stella ke prom, dan malam prom setan terungkap.
  • Lano mengajak Stella ke prom, dan pada malam prom itulah setannya terungkap.

 

  • Sebabnya buruk itulah karena Stella gila luar biasa di akhirnya dan membunuh beberapa orang.
  • Saya katakan buruk karena Stella menjadi luar biasa gila dan membunuh beberapa orang.

 

  • Dia marah karena Gabriel dan teman ada penggunguran lalu, dan Stella kira Gabriel dan teman adalah seorang pembunuh.
  • Dia marah karena Gabriel dan teman ada penggunguran lalu, dan Stella mengira Gabriel dan temannya adalah seorang pembunuh.

 

  • Moral filmnya jangan ada penggunguran karena satu anak setan akan datang dan bikin masalah buat anda ;)
  • Moral filmnya jangan menggugurkan kandungan (?) karena seorang anak setan akan datang dan membuat masalah pada Anda ;)

 
May 30th 2011 02:33 Jorginho
Thanks. Great correction!
Jorginho
  • Norwegian
  • Indonesian, Thai

Journals Statistics

Latest entry

See more >>

Latest comments

See more >>

Entries by Month