Saya sudah baca Kompas hari ini.
(1) Saya sudah baca Kompas hari ini.
(2) Saya sudah membaca Kompas hari ini.
Kalimat (1) bukan bahasa Indonesia baku. Seharusnya kalimat (2).
Apakah betul? Saya ingin tahu bagaimana pendapat orang Indonesia asli.
Terima kasih.
(2) Saya sudah membaca Kompas hari ini.
Kalimat (1) bukan bahasa Indonesia baku. Seharusnya kalimat (2).
Apakah betul? Saya ingin tahu bagaimana pendapat orang Indonesia asli.
Terima kasih.
- 28
- 7
- 1
Journals Statistics
| Total | 31 entries |
|---|---|
| This Month | 0 entries |
| This week | 0 enrties |
Latest entry
Latest comments
| Jul 23rd Ratih |
| Jul 17th Dodo Diablo |
| Jul 17th no1knowsMe |
| Jul 16th agi |
| Jul 09th ♪misvi♫ |
Entries by Month
| 2011 |
|---|
| - July (2) |
| - January (1) |
| 2010 |
| - November (11) |
| - October (11) |
| - September (3) |
| 2009 |
| - June (1) |
| - April (2) |

Bisa juga: saya "telah" membaca Kompas hari ini (terdengar lebih baku)
(1) Saya sudah baca Kompas hari ini. bukan bahasa baku
(2) Saya sudah membaca Kompas hari ini. bahasa baku
Awalan me- atau ber- yang ditambahkan pada kata dasar mempunyai fungsi sebagai pembentuk kata kerja. Dan ada beberapa kata kerja aktif transitif yang juga harus menggunakan akhiran -kan selain awalan me-.
Contoh:
bentuk dasar: pikir
kata kerja aktif transitif: memikirkan (aktivitas mental)
kata kerja aktif intransitif: berpikir (berpendapat, berasumsi)
kata kerja pasif: dipikirkan, dipikir
no.2 memang terdengar baku jika diucapkan secara lisan, tetapi formal dan baik jika ditulis..
No.1 bukan bahasa baku dan No.2 adalah bahasa baku.
Sering kali bahasa baku terdengar kaku, sehingga dalam percakapan sehari-hari digunakan bahasa tidak baku.
Terima kasih atas pendapatnya. Ternyata pengertian saya tidak jauh berbeda dengan pendapat saudara-saudara.
Tetapi ada satu hal yang saya terkesan, yaitu beberapa orang berpendapat kalimat (1) "Saya sudah baca Kompas hari ini." bisa atau boleh dipakai sebagai bahasa "non-formal" atau sebagai bahasa percakapan (lisan) sehari-hari walaupun kalimat ini bukan bahasa baku.
Katanya bahasa Indonesia gampang, tetapi sebetulnya cukup susah menurut pendapat saya.
Tapi menurut saya pribadi mempelajari Bahasa Jepang sangat sulit. Karena banyaknya perbedaan sistem. 4 hal penting yang saya rasa sulit dalam mempelajari Bahasa jepang adalah :
1. Kanji
2. Partikel
3. Perubahan Kata Dasar (Conjugation)
4. Grammar
(masih banyak kendala lain misalnya perbedaan penggunaan: Sopan-Tidak sopan, Wanita-Pria, kosakata, dll)
Tapi jika saya balik, maka Native speaker Jepang pun menghadapi kendala yang sama jika mempelajari Bahasa Asing lainnya, karena hal yang sama.
Tapi itu yang membuatku tertarik dengan Bahasa Jepang
^_^